Slide

Jumat, 03 Mei 2013

JADWAL UKK TAHUN PELAJARAN 2012-2013

JADWAL ULANGAN KENAIKAN KELAS
MI MUHAMMADIYAH LATUKAN KARANGGENENG LAMONGAN
TAHUN PELAJARAN 2012-2013

Hari/Tanggal
Jam ke-
Pukul
Kelas
I dan II
III, IV, dan V
Senin,
03 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
Bahasa  Indonesia
Bahasa Indonesia
2
09.30 – 11.00
P K n
P K n
Selasa,
04 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
I P A
I P A
2
09.30 – 11.00
.............................
Bahasa Inggris
Rabu,
05 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
I P S
I P S
2
09.30 – 11.00
Bahasa Jawa
Bahasa Jawa
Jumat,
07 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
Matematika
Matematika
2
09.30 – 11.00
.............................
.............................
Sabtu,
08 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
Al-Qur’an Hadits
Al-Qur’an Hadits
2
09.30 – 11.00
.............................
SKI
Senin,
10 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
Kemuhammadiyahan
Kemuhammadiyahan
2
09.30 – 11.00
.............................
Bahasa Arab
Selasa,
11 Juni 2013
1
07.30 – 09.00
Fiqih
Fiqih
2
09.30 – 11.00
Aqidah Akhlaq
Aqidah Akhlaq

UN SD 2013 tetap berlangsung

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh mengatakan ujian nasional tingkat sekolah dasar pada 2013 tetap berlangsung, namun pada 2014 penyelenggaraan UN tersebut terbuka untuk dievaluasi.
"Sejalan dengan Kurikulum 2013 yang akan diterapkan Juli 2013 esensinya ingin memperkuat penilaian yang basisnya proses tetapi juga tidak ingin mempertentangkan antara penilaian yang berbasis proses dengan penilaian yang berbasis output," katanya.
Ia mengatakan penilaian berbasis proses dan penilaian berbasis output dua-duanya penting. Oleh karena itu terbuka untuk dilakukan evaluasi sistem penilaian yang saat digunakan.
"Prinsipnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak ingin mempertentangkan mana yang penting, proses atau output. Dua-duanya penting," katanya.
Ia menjelaskan UN itu adalah output, sedangkan rapor adalah proses, penilaian keseharian. Tema besarnya bagaimana memperkuat dua basis penilaian tersebut.
Khusus untuk SD, katanya, merupakan wajib belajar sembilan tahun.
"Seandainya tidak lulus mau diapakan, oleh karena itu ada pemikiran yang SD dan SMP itu satu kesatuan sesama pendidikan dasar sembilan tahun sehingga evaluasi outputnya yaitu pada saat SMP sehingga SD ke SMP itu ibarat kenaikan kelas," katanya.
Ia menjelaskan tentang lulusan SD masuk SMP sebagai kenaikan kelas
"Lulusan SD masuk SMP itu menjadi kelas VII, jadi seperti kenaikan kelas sesama satu jenjang namanya jenjang pendidikan dasar. Mereka ada yang memiliki pemikiran UN di SD itu sebaiknya ditiadakan karena ini menjadi satu paket sesama pendidikan dasar," katanya.
Namun, katanya, hal itu tidak diterapkan pada 2013 karena Kurikulum 2013 juga belum diterapkan.
"UN 2013 besok tetap untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK seperti biasanya, hanya yang membedakan ada 20 variasi soal," katanya.

Kamis, 25 April 2013

Gebyar Hari Kartini Tahun 2013



Dalam rangka memperingati hari Kartini, PAUD Aisyiyah 4 Latukan Karanggeneng Lamongan ikut memeriahkan Gebyar PAUD untuk memberi kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat dan talenta yang mereka miliki salah satunya dengan menampilkan kreasi "Fashion Show"


Selasa, 23 April 2013

Rapat Kepala MI Se Kecamatan Karanggeneng


Dalam rangka upaya memajukan pendidikan Madrasah di Kecamatan Karanggeneng , terutama dalam menghadapi UN mendatang. Pengawas Pendidikan Agama Islam  mengadakan kegiatan rapat kepala MI se kecamatan Karanggeneng di MI Muhammadiyah Latukan. Acara yang dipimpin PPAI dan K3M  tersebut dihadiri oleh seluruh kepala MI  baik negeri maupun swasta se-Kec. Karanggeneng.
Acara rapat sebagaimana yang disampaikan PPAI Karanggeneng  Bapak Mustari, M.Ag.. Dalam sambutannya,  berpesan kepada seluruh kepala MI se kecamatan Karanggeneng  agar tidak panik dalam menghadapi ujian nasional mendatang. "Tidak usah panik, kalau bapak/ibu panik, anak-anak juga akan panik". Karena didalam menghadapai ujian nasional (UN) membutuhkan suatu ketenangan untuk mencapai kesuksesan UN mendatang. "Saya berharap kepada bapak/ibu sekalian, tidak ada kegiatan yang mungkin membuat suasana menjadi mencekam". Kalau anak-anak ini tenang, berarti mereka telah memenangkan pertempuran 50%". Selain itu,  Bapak Mustari, M.Ag. juga menganjurkan bahwa para kepala madrasah dapat membuat gembira hati para siswa dalam rangka menghadapi UN mendatang, terangnya.

Rabu, 10 April 2013

Pengorbanan Seorang Guru

Seyogyanya untuk kita semua mengamalkan dan berterima kasih kepada para Guru. Memang tidak boleh dinafikan betapa besarnya pengorbanan seorang guru dalam mendidik anak-anak menjadi orang yang berguna kepada diri, keluarga, masyarakat, agama dan negara.Kadang-kadang mereka mendidik anak-anak murid sehingga terkadang ada yang tidak sempat meluangkan waktu untuk anak-anak mereka sendiri. Namun apa yang kita harapkan adalah semua guru ikhlas dalam pengorbanan tersebut.
Insya Allah, Allah pasti akan membalas dengan ganjaran yang setimpal, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Keikhlasan itu sangatlah penting karena dari ikhlasnya guru yang mengajar, maka anak-anak didik mendapat ilmu yang barokah. Ilmu yang barokah inilah yang akan melahirkan anak-anak yang mampu menjadi pemuda-pemuda yang berilmu, beriman dan bertaqwa.
Dan juga, guru-guru perlu senantiasa mendidik jiwa, membetulkan niat dan mengikhlaskan segala pengajaran dan pengorbanan yang dilakukan. Guru-guru juga harus menyadari bahwa selain bertanggungjawab mengajar dan mendidik, guru juga memikul amanah yang berat keranah mereka turut berperanan membentuk akhlak serta jati diri anak didik. Guru mempunyai kelebihan dari aspek pengetahuan ilmu psikologi kanak-kanak dan kepakaran mengajar.

Sabtu, 23 Februari 2013

Keberhasilan Kurikulum 2013


Sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke­ berhasilan kurikulum 2013. Pertama, penen­tu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependi­dik­an (PTK) dengan kurikulum dan buku teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai ba­han ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pem­bentuk kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah da­am pembinaan dan penga­wasan; dan (iii) penguatan ma­naj­emen dan budaya sekolah.
Berkait dengan faktor perta­ma, Kemdikbud sudah mende­sain­­ strategi penyiapan guru se­­bagaimana digambarkan pa­da skema penyiapan guru yang me­ibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widya­swara, guru inti, pengawas, ke­­pala sekolah; guru uta­ma me­iputi guru inti, penga­was, dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.
Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di­beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan ke­terlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemung­kinan terjadinya perubahan.
Kesiapan guru lebih penting­ daripada pengembangan kuri­kulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar,­ dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah mene­rima materi pembelajaran.

Rabu, 23 Januari 2013

CIRI GURU YANG MENGAJAR DENGAN BAIK

Mengajar yang baik bukan sekedar membuat anak sibuk sepanjang waktu.  Diperlukan strategi untuk membuat murid yang ada di kelas tetap fokus dan senang belajar sampai jam pelajaran berakhir. Nah sekarang semuanya bergantung pada cara guru mengajar.

Semua pihak yang ada di sekolah punya hak untuk menilai dan mencermati bagaimana pengajaran yang baik itu dilakukan. Bahkan orang tua siswa pun yang bukan berprofesi sebagai pendidik bisa merasakan apakah seorang guru mengajar dengan baik atau tidak.
Indikator di bawah ini adalah hasil pengamatan  dan hal yang saya rasakan jika seorang guru mengajar dengan baik
  • saat menerangkan jelas, bicaranya sesuai dengan tingkatan umur siswa
  • setelah memberikan tugas tidak lantas duduk di mejanya sendiri lalu asyik dengan laptop atau hape nya
  • setelah memberikan tugas ia berjalan-jalan untuk memastikan anak-anak mengerti dan memotivasi anak yang sedang kesulitan
  • rajin bertanya yang membuat siswa berpikir keras
  • membawa sesuatu di tangannya, bukan cuma sekedar buku pegangan namun alat peraga dan hal yang bisa membuat siswanya paham
  • komunikasi di kelas berjalan dengan baik. Guru mendengarkan siswa saat siswa bertanya, saat guru menerangkan siswa mendengar dan tidak ada satupun yang berbicara
  • murid rileks karena tugas dari gurunya membuat ia bisa katakan ada dirinya sendiri; “aku bisa…”
  • murid yang selesai duluan punya pekerjaan untuk dilakukan
Murid senang pada guru yang siap dalam mengajar dan guru yang tenang saat mendapatkan kesulitan atau pertanyaan yang sulit dari muridnya. Semua guru bisa dan mampu mengajar dengan baik asal ia pelihara alur komunikasi, budaya saling menghormati dan menempatkan diri dalam posisi siswa.