Alhamdulillah, Perkrmahan Ceria Pandu Athfal V Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwacab Karanggeneng tahun 2013 yang delaksanakan pada Rabu - Jum'at di Bumi Perkemahan MI Muhammadiyah Latukan yang diikuti oleh 16 tenda dari 7 Qabilah MI Muhammadiyah se-Kec. Karanggeneneng , Sekaran dan 1 Tamu Undangan, SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneneg Jumlah peserta mencapai 170 peserta. pada PCPA ini, jumlah peserta selalu meningkat jika dibandingkan dengan Ceria Athfal yang sebelumnya.
Kegiatan ini diketuai oleh Ramanda Damanhuri, S.PdI dari Qabilah MI Muhammadiyah Latukan. Kegiatan ini dibantu juga oleh Dewan Sughli Daerah Hizbul Wathan Kwarda Lamongan sejumlah 20 personel,
Diawali dengan upacara pembukaan pada hari Rabu, 12 Juni 2013, PCPA V resmi dibuka oleh Ramanda Yusuf Ismail sebagai perwakilan dari Pimpinan Kwarda Hizbul Wathan Lamongan dengan ditandai dipukulnya Gong pembuka sebanyak 3 kali.
Lomba demi lomba pun dilakukan, hingga sampai pada Hari Rabu sore, 12 Juni 2013. berbagai macam lomba di laksanakan diantaranya Lomba Tartil, Adzan, Kreasi barang Bekas dll, yang semuanya di sediakan Tropy Pemenang
Slide
Rabu, 12 Juni 2013
Jumat, 03 Mei 2013
JADWAL UKK TAHUN PELAJARAN 2012-2013
JADWAL ULANGAN KENAIKAN KELAS
MI MUHAMMADIYAH LATUKAN KARANGGENENG LAMONGAN
TAHUN PELAJARAN 2012-2013
Hari/Tanggal
|
Jam ke-
|
Pukul
|
Kelas
| |
I dan II
|
III, IV, dan V
| |||
Senin,
03 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
Bahasa Indonesia
|
Bahasa Indonesia
|
2
|
09.30 – 11.00
|
P K n
|
P K n
| |
Selasa,
04 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
I P A
|
I P A
|
2
|
09.30 – 11.00
|
.............................
|
Bahasa Inggris
| |
Rabu,
05 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
I P S
|
I P S
|
2
|
09.30 – 11.00
|
Bahasa Jawa
|
Bahasa Jawa
| |
Jumat,
07 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
Matematika
|
Matematika
|
2
|
09.30 – 11.00
|
.............................
|
.............................
| |
Sabtu,
08 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
Al-Qur’an Hadits
|
Al-Qur’an Hadits
|
2
|
09.30 – 11.00
|
.............................
|
SKI
| |
Senin,
10 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
Kemuhammadiyahan
|
Kemuhammadiyahan
|
2
|
09.30 – 11.00
|
.............................
|
Bahasa Arab
| |
Selasa,
11 Juni 2013
|
1
|
07.30 – 09.00
|
Fiqih
|
Fiqih
|
2
|
09.30 – 11.00
|
Aqidah Akhlaq
|
Aqidah Akhlaq
| |
UN SD 2013 tetap berlangsung
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh mengatakan ujian nasional tingkat sekolah dasar pada 2013 tetap berlangsung, namun pada 2014 penyelenggaraan UN tersebut terbuka untuk dievaluasi.
"Sejalan dengan Kurikulum 2013 yang akan diterapkan Juli 2013 esensinya ingin memperkuat penilaian yang basisnya proses tetapi juga tidak ingin mempertentangkan antara penilaian yang berbasis proses dengan penilaian yang berbasis output," katanya.
Ia mengatakan penilaian berbasis proses dan penilaian berbasis output dua-duanya penting. Oleh karena itu terbuka untuk dilakukan evaluasi sistem penilaian yang saat digunakan.
"Prinsipnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak ingin mempertentangkan mana yang penting, proses atau output. Dua-duanya penting," katanya.
Ia menjelaskan UN itu adalah output, sedangkan rapor adalah proses, penilaian keseharian. Tema besarnya bagaimana memperkuat dua basis penilaian tersebut.
Khusus untuk SD, katanya, merupakan wajib belajar sembilan tahun.
"Seandainya tidak lulus mau diapakan, oleh karena itu ada pemikiran yang SD dan SMP itu satu kesatuan sesama pendidikan dasar sembilan tahun sehingga evaluasi outputnya yaitu pada saat SMP sehingga SD ke SMP itu ibarat kenaikan kelas," katanya.
Ia menjelaskan tentang lulusan SD masuk SMP sebagai kenaikan kelas
"Lulusan SD masuk SMP itu menjadi kelas VII, jadi seperti kenaikan kelas sesama satu jenjang namanya jenjang pendidikan dasar. Mereka ada yang memiliki pemikiran UN di SD itu sebaiknya ditiadakan karena ini menjadi satu paket sesama pendidikan dasar," katanya.
Namun, katanya, hal itu tidak diterapkan pada 2013 karena Kurikulum 2013 juga belum diterapkan.
"UN 2013 besok tetap untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK seperti biasanya, hanya yang membedakan ada 20 variasi soal," katanya.
"Sejalan dengan Kurikulum 2013 yang akan diterapkan Juli 2013 esensinya ingin memperkuat penilaian yang basisnya proses tetapi juga tidak ingin mempertentangkan antara penilaian yang berbasis proses dengan penilaian yang berbasis output," katanya.
Ia mengatakan penilaian berbasis proses dan penilaian berbasis output dua-duanya penting. Oleh karena itu terbuka untuk dilakukan evaluasi sistem penilaian yang saat digunakan.
"Prinsipnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak ingin mempertentangkan mana yang penting, proses atau output. Dua-duanya penting," katanya.
Ia menjelaskan UN itu adalah output, sedangkan rapor adalah proses, penilaian keseharian. Tema besarnya bagaimana memperkuat dua basis penilaian tersebut.
Khusus untuk SD, katanya, merupakan wajib belajar sembilan tahun.
"Seandainya tidak lulus mau diapakan, oleh karena itu ada pemikiran yang SD dan SMP itu satu kesatuan sesama pendidikan dasar sembilan tahun sehingga evaluasi outputnya yaitu pada saat SMP sehingga SD ke SMP itu ibarat kenaikan kelas," katanya.
Ia menjelaskan tentang lulusan SD masuk SMP sebagai kenaikan kelas
"Lulusan SD masuk SMP itu menjadi kelas VII, jadi seperti kenaikan kelas sesama satu jenjang namanya jenjang pendidikan dasar. Mereka ada yang memiliki pemikiran UN di SD itu sebaiknya ditiadakan karena ini menjadi satu paket sesama pendidikan dasar," katanya.
Namun, katanya, hal itu tidak diterapkan pada 2013 karena Kurikulum 2013 juga belum diterapkan.
"UN 2013 besok tetap untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK seperti biasanya, hanya yang membedakan ada 20 variasi soal," katanya.
Kamis, 25 April 2013
Gebyar Hari Kartini Tahun 2013
Dalam rangka memperingati hari Kartini, PAUD Aisyiyah 4 Latukan Karanggeneng Lamongan ikut memeriahkan Gebyar PAUD untuk memberi kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat dan talenta yang mereka miliki salah satunya dengan menampilkan kreasi "Fashion Show"
Selasa, 23 April 2013
Rapat Kepala MI Se Kecamatan Karanggeneng
Dalam rangka upaya memajukan pendidikan Madrasah di Kecamatan Karanggeneng , terutama dalam menghadapi UN mendatang. Pengawas Pendidikan Agama Islam mengadakan kegiatan rapat kepala MI se kecamatan Karanggeneng di MI Muhammadiyah Latukan. Acara yang dipimpin PPAI dan K3M tersebut dihadiri oleh seluruh kepala MI baik negeri maupun swasta se-Kec. Karanggeneng.
Acara rapat sebagaimana yang disampaikan PPAI Karanggeneng Bapak Mustari, M.Ag.. Dalam sambutannya, berpesan kepada seluruh kepala MI se kecamatan Karanggeneng agar tidak panik dalam menghadapi ujian nasional mendatang. "Tidak usah panik, kalau bapak/ibu panik, anak-anak juga akan panik". Karena didalam menghadapai ujian nasional (UN) membutuhkan suatu ketenangan untuk mencapai kesuksesan UN mendatang. "Saya berharap kepada bapak/ibu sekalian, tidak ada kegiatan yang mungkin membuat suasana menjadi mencekam". Kalau anak-anak ini tenang, berarti mereka telah memenangkan pertempuran 50%". Selain itu, Bapak Mustari, M.Ag. juga menganjurkan bahwa para kepala madrasah dapat membuat gembira hati para siswa dalam rangka menghadapi UN mendatang, terangnya.
Rabu, 10 April 2013
Pengorbanan Seorang Guru
Seyogyanya untuk kita semua mengamalkan dan berterima kasih kepada para Guru. Memang tidak boleh dinafikan betapa besarnya pengorbanan seorang guru dalam mendidik anak-anak menjadi orang yang berguna kepada diri, keluarga, masyarakat, agama dan negara.Kadang-kadang mereka mendidik anak-anak murid sehingga terkadang ada yang tidak sempat meluangkan waktu untuk anak-anak mereka sendiri. Namun apa yang kita harapkan adalah semua guru ikhlas dalam pengorbanan tersebut.
Insya Allah, Allah pasti akan membalas dengan ganjaran yang setimpal, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Keikhlasan itu sangatlah penting karena dari ikhlasnya guru yang mengajar, maka anak-anak didik mendapat ilmu yang barokah. Ilmu yang barokah inilah yang akan melahirkan anak-anak yang mampu menjadi pemuda-pemuda yang berilmu, beriman dan bertaqwa.
Dan juga, guru-guru perlu senantiasa mendidik jiwa, membetulkan niat dan mengikhlaskan segala pengajaran dan pengorbanan yang dilakukan. Guru-guru juga harus menyadari bahwa selain bertanggungjawab mengajar dan mendidik, guru juga memikul amanah yang berat keranah mereka turut berperanan membentuk akhlak serta jati diri anak didik. Guru mempunyai kelebihan dari aspek pengetahuan ilmu psikologi kanak-kanak dan kepakaran mengajar.
Insya Allah, Allah pasti akan membalas dengan ganjaran yang setimpal, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Keikhlasan itu sangatlah penting karena dari ikhlasnya guru yang mengajar, maka anak-anak didik mendapat ilmu yang barokah. Ilmu yang barokah inilah yang akan melahirkan anak-anak yang mampu menjadi pemuda-pemuda yang berilmu, beriman dan bertaqwa.
Dan juga, guru-guru perlu senantiasa mendidik jiwa, membetulkan niat dan mengikhlaskan segala pengajaran dan pengorbanan yang dilakukan. Guru-guru juga harus menyadari bahwa selain bertanggungjawab mengajar dan mendidik, guru juga memikul amanah yang berat keranah mereka turut berperanan membentuk akhlak serta jati diri anak didik. Guru mempunyai kelebihan dari aspek pengetahuan ilmu psikologi kanak-kanak dan kepakaran mengajar.
Sabtu, 23 Februari 2013
Keberhasilan Kurikulum 2013
Sedikitnya ada dua faktor besar
dalam ke berhasilan kurikulum 2013. Pertama, penentu, yaitu kesesuaian
kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan kurikulum dan buku
teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan
buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk
kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah daam pembinaan dan pengawasan; dan
(iii) penguatan manajemen dan budaya sekolah.
Berkait dengan faktor pertama,
Kemdikbud sudah mendesain strategi penyiapan guru sebagaimana digambarkan
pada skema penyiapan guru yang meibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat
pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widyaswara,
guru inti, pengawas, kepala sekolah; guru utama meiputi guru inti, pengawas,
dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata
pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.
Pada diri guru, sedikitnya ada
empat aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi dan
keterlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik
(keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan.
Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan
membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan.
Kesiapan guru lebih penting
daripada pengembangan kurikulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena
dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam
melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan
(mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui
setelah menerima materi pembelajaran.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




